Malam ini aku memikirkanmu lagi,
nafasku menjadi sesak,
jantungku berdegup kencang,
nadiku berlagu sepi,
mataku kabur kerana air mata yang mengalir sayu....
Ingin sekali rasanya aku menjerit di puncak gunung,
melaungkan betapa dalamnya rinduku padamu,
melaungkan begitu gilanya cintaku padamu,
agar kamu tahu betapa seksanya,
menahan kerinduan ini...
Wahai angin....bantulah aku,
sampaikanlah salam rinduku padanya,
agar dia tahu aku merinduinya disini,
Wahai sang burung....tolonglah aku,
berkicaulah dengan merdu,
supaya dia mengerti bait-bait cinta,
yang sudah tersusun indah untuknya....
Ya Allah,
aku memohon, aku merayu, aku bersujud padaMu,
tetapkanlah hatinya padaku,
agar aku akan menjadi sesuatu yang halal baginya,
Ya Allah,
sekiranya dia bukan tercipta untukku,
jauhkanlah aku dengannya,
agar aku tidak terus membuang waktu yang amat suntuk ini,
untuk terus berharap.....
Duhai pujaan hatiku sayang,
sajak ini ku coretkan hanya untukmu,
kamu terlalu sempurna untuk aku dekati,
maafkan andai diri ini tidak sesempurna seperti yang kamu harapkan,
tetapi mengertilah kamu wahai lelaki kesayanganku,
sesungguhnya rasa cinta ini aku sendiri tidak mampu mencegahnya....